Tuesday, December 10, 2019


Cara Merebut Harta Suami Orang


Susah nyari duit? Capek kerja? Pengen yang gampang? Porotin aja suami orang!

Paras cantik dan tubuh seksi adalah gift atau anugerah yang tidak semua wanita mendapatkanya. Bagi yang “sedikit menggunakan akalnya” gift atau anugerah ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan pundi-pundi uang tanpa harus kerja keras dan melelahkan. Apakah itu melacur? Ah, itu terlalu mudah ditebak. Lagipula resiko tertular penyakit sangat tinggi sehingga tidak seimbang dengan uang yang didapat.

Lalu apa? Incar aja harta suami wanita lain!

Caranya:

Jaga Kesehatan

Loh-loh! Kok jadi kayak motivasi sukses? Yap! no pain no gain girls! Bahkan pelacur aja gak bakalan bisa melacur kalau sakit. Jadi kesehatan adalah hal yang sangat penting. Terlebih untuk menjaga tubuhmu agar tetap seksi, kamu harus rajin olah raga.

Investasikan Uangmu Pada Make Up

Teknologi make up saat ini sangat maju. Bahkan nenek tua keriput bisa terlihat seperti janda beranak satu. Gak percaya? lihat aja tutorial di Youtube mengenai trik-trik make up, kamu akan terperangah dengan efek yang ditimbukanya. Hidung pesek bisa mancung, pipi tembem bisa tirus, apalagi cuma kulit hitam, kulit bekas luka bakar aja bisa jadi putih mulus. Untuk itu, tidak ada salahnya kamu menginvestasikan uang kamu pada make up. Toh kalau kamu nanti sukses merebut harta suami orang, uang kamu akan kembali. Bahkan berkali-kali lipat mungkin!

Sering-Sering Pakai Pakaian Merah

Jangan dianggap remeh saran ini! Ini bukan primbon, fengshui atau mitos-mitos lainya. Ini adalah hasil penelitian ilmiah mengenai kecenderungan psikologi manusia terhadap warna merah, khususnya pengaruh psikologi pria terhadap wanita berpakaian merah.

Ada alasan mengapa warna merah banyak digunakan sebagai tanda atau simbol bahaya. Warna yang satu ini memang sangat mencolok sehingga sangat cocok untuk pesan itu. Kalau warna merah dapat menarik perhatian sehingga digunakan untuk peringatan bahaya, berarti warna ini juga dapat kita gunakan untuk menarik perhatian terhadap target yang kita incar.

Penelitian sudah membuktikan kalau wanita yang berpakaian merah terlihat lebih seksi dan menggoda di mata pria. Manfaatkan hasil temuan ini dengan baik!

Rebut Dia

Kamu harus rebut dia dari istri sahnya. Baca aja ini (5 Cara Merebut Suami Orang) untuk lebih detilnya!

Ceritakan Kondisi Keuanganmu

Mula-mula buatlah dia simpati dengan kondisi keuanganmu. Buat cerita yang sangat menyedihkan atas kesulitan keuangan yang sedang kamu hadapi. Jangan lupa untuk tetap mengesankan kalau kamu adalah wanita yang sudah berjuang sangat keras karena pria tidak akan suka wanita malas. Tambah bumbu-bumbu dramatis seperti “ibuku sakit ….” “aku kena tipu mas … “ “adiku butuh biaya kuliah …” dan lain sebagainya. Sesuaikan saja dengan keadaan yang paling masuk akal buatmu. Namun satu hal yang harus kamu ingat! Jangan meminta! Ceritakan saja, tapi jangan meminta! Percaya deh! Meminta justru membuat kamu tidak akan mendapatkan apa-apa.

Pinjam Uang

Kalau metode “kode” di atas masih tidak mempan, atau reaksinya lama (dia tidak kunjung ngasih kamu uang) gunakan metode “Pinjam Uang”.

Sekali lagi jangan kesankan kalau kamu suka berpangku tangan, laki-laki akan cepat mengendus rencana kita sebenarnya. Meminjam uang adalah cara terbaik untuk “meminta uang”. Mengapa? Karena meminjam uang secara psikologi membuat dia lebih mudah mengeluarkan uangnya. Dengan kode yang telah kita sampaikan di atas, apalagi dengan air mata yang mematikan, pria pasti sudah gerah untuk segera membantu kita. Tetapi naluri waspada setiap orang berbeda-beda. Ada yang mudah dipatahkan ada yang sulit. Kalau target kamu adalah tipe yang sulit, patahkan dengan cara ini.

Puji Dia

Manusia selalu bertindak atas motivasi dalam dirinya. Setiap kali dia mengeluarkan uang untukmu, jangan lupa untuk memuji dengan layak. Ini akan menimbulkan motivasi dalam dirinya. Ibarat produk yang bagus biasanya “after sales-nya” juga bagus. Sekali dia merasa tidak ada gunananya mengeluarkan uang untuk kita, udah deh, mesin ATM kita akan kabur!

Jadi Manajer Keuangan Yang Baik Untuk Dia

Bangun kepercayaanya kepada kita dengan baik. Terutama dalam hal keuangan. Kalau kita dititipin uang, usahakan jangan kita korupsi. Kalau perlu laporkan dengan cermat bak bendahara negara. Bahkan tanpa dia minta. Hal ini semata-mata untuk membangun kepercayaanya. Ibarat memancing, kita harus lebih sabar kalau menginginkan ikan yang lebih besar. Jangan karena uang sedikit yang dititipkan ke kita lalu hilang kepercayaanya. Ingat! Kita punya target yang lebih besar yaitu, SEMUANYA!

Jadikan Boneka

Tingkat keberhasilan tertinggi pelakor adalah kalau sudah berhasil membuat target nurut sepenuhnya. Tidak ubahnya boneka. Tentu ini membutuhkan proses. Tapi berkat usaha keras dan doa, apapun bisa menjadi mungkin bukan? Setidaknya itu yang sering dikatakan para motivator. Kalau dia sudah menjadi boneka bagi kita, harta sudah tentu menjadi milik kita!

Notes:

Cara terbaik menghancurkan industri seni sulap adalah dengan membeberkan rahasianya!

Monday, December 9, 2019


Cara Membalas Pelakor


Tentu menjengkelkan rasanya kalau rumah tangga kita yang sudah kita bangun dengan susah payah diganggu oleh “pihak tak diundang”, PELAKOR.

Sayangnya pelakor ini masuk ke dalam rumah tangga kita dengan cara yang sangat halus dan mematikan. Ibarat kuman, kita tidak pernah tau kapan datangnya, tiba-tiba sakit aja tubuh kita. Apalagi, tidak sedikit kasus yang menguak kalau ternyata Pelakor itu adalah teman dekat sendiri. Atau orang yang tidak pernah disangka sebelumnya.

Sebut saja kasus “tebar uang di muka” yang viral beberapa waktu lalu. Tidak disangka oleh korban kalau ternyata teman yang dipercayainya, yang dibantunya selama ini, adalah orang yang membuat suaminya lupa akan janji perkawinanya. Walaupun mungkin kita tidak setuju dengan cara si korban pelakor itu menyelesaikan masalah dengan marah-marah dan tebar uang, tapi secara psikologis setidaknya kita dapat mengerti luka yang telah dialami oleh ibu itu. Itu sakit sekali!

Lalu bagaimanakah cara membalas pelakor ini dengan cara yang anggun namun mematikan?

Utamakan Tangkap Basah

Pada umumnya, reaksi kita kalau hubungan rumah tangga diganggu adalah marah. Marah ini adalah produk dari sakit hati dan ketakutan. Mengapa ketakukan? Mari kita jujur saja, kita tentu takut rumah tangga kita berantakan. Yang punya anak takut kalau anak-anaknya nanti terlantar, yang ibu rumah tangga takut kalau tidak bisa makan karena suaminya direbut orang, dan sebagainya. Maka kalau sudah marah, logika akan berantakan dan ujungnya adalah penyesalan.

Mendengar suami kita digoda wanita lain, wajar kalau kita marah. Tapi kalau kita kalah dengan amarah sendiri, kita bisa kalah telak dengan pelakor. Pilih mana? Kalah dengan pelakor atau mengalahkan pelakor? Tentu kita tidak mau kalah dengan si “kuman” itu bukan?

Tahan amarah supaya dapat mengatur rencana penangkapan basah!

Buat perangkap! Kalau perlu secara diam-diam fasilitasi mereka berdua untuk bertemu. Siapkan kamera smartphone, live streaming, dan jangan lupa bawa juga keamanan yang sekaligus saksi. Grebek dalam keadaan masih basah. Itu baru namanya pembalasan!

Teror Balik Pelakor

Akhir-akhir ini ada kata-kata yang menarik perhatian saya: “Pada dasarnya tidak ada orang jahat di dunia ini, yang ada adalah orang baik yang tersakiti”

Korban teror bisa jadi peneror kalau ambang batas toleransinya telah dilewati. Pelakor adalah teror bagi kehidupan rumah tangga. Akankah kita mau hanya jadi sasaran teror terus menerus? Kalau dia bisa meneror, berarti ada kemungkinan kita juga bisa meneror. Tinggal teror siapa yang lebih meneror!

Jadi Pelakor Untuk Pelakor

Terkadang untuk membuat orang jera dengan perbuatanya adalah dengan membuat dia merasakan perbuatanya. Kalau seumur hidup kita tidak pernah merasakan sakitnya dipukul, mungkin sampai sekarang kita dengan mudahnya memukul orang. Kita menjadi berpikir ulang untuk memukul orang karena kita tahu persis sakitnya dipukul. Maka untuk membuat pelakor jera, bagaimana kalau kita jadi pelakor untuknya?

Menjadi pelakor itu mudah kalau kita mau. Caranya di sini:


Notes:

Cara ini adalah bullshit belaka bagi Anda! karena saya percaya siapapun yang membaca ini adalah mental-mental pemenang, bukan mental pecundang seperti si “kuman”!

Pembalasan hanya membuat Anda tidak ubahnya dia!

Tuesday, July 9, 2019


Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Pasangan Direbut Orang

Siapa yang gak gemes kalau pacar atau kekasih kita diganggu? Apalagi direbut! Kalau perlu setan aja kita libas kalau berani-berani melakukan hal itu. Bener gak?

Tapi kenyataanya ladies, hal ini cukup sering terjadi. Apalagi kalau di suatu daerah itu tatanan nilai moralnya sudah turun mengenaskan, bisa-bisa hal macam rebut-merebut pasangan orang menjadi hal yang dianggap wajar. Hal ini pernah saya saksikan sendiri loh, ada di daerah di suatu pojok sono membahas perselingkuhan tetangga kayak bahas sayur-mayur aja. Udah biasa banget.

Tapi tentunya itu bukan prestasi yang patut dibanggakan ya! Apalagi ini urusan hati, tidak mudah untuk meredamnya kalau sudah terluka.

Nah, bagi ladies yang pernah atau sendang menjadi korban oknum nakal itu, yuk kita bahas bersama-sama deh, apa sih yang sebaiknya kita lakuin kalau pasangan kita direbut orang lain. Marah? Pasti! Tapi apakah dengan marah dapat menyelesaikan masalah? Tentunya harus ada yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah, betul? Setidaknya masalah pada diri sendiri dulu.

Cari Prosentase Kesalahan Diri Sendiri

Oke, ini memang agak naif, tapi mau tidak mau kita harus mengakui kefektifan teknik ini. Untuk itulah teknik ini konon sahabat nabi yang jenius yaitu Ali bin Abu Thalib pun pernah mengatakan, intinya sih, kalau ada masalah carilah kesalahan diri sendiri.

Kelihatanya menyakitkan ya ladies, udah pasangan kita direbut orang lain, eh kita malah disuruh mencari kesalahan diri sendiri. Pesan macam apa itu? kayak kita ini nabi aja yang bisa bersabar sebegitu hebatnya!

Eh, tunggu dulu!

Redam dulu amarahmu, dinginkan pikiran, lalu mulailah berpikir dengan jernih, masak iya sahabat nabi yang terkenal luas pengetahuanya itu berpesan tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu. Sudahkah ladies mengerti maksud tersembunyi dari pesan itu?

Ini bukan soal agama loh, intropeksi diri itu sudah bahasa global, dan kebayakan motivator atau psikiater menyarankanya sebagai salah satu sarana menyelesaikan masalah.

Oke, intinya gini, pasangan Anda direbut dan Anda marah itu karena ada konsep pada pikiran Anda. Konsep itu bisa bermacam-macam, mungkin Anda percaya kalau Anda kalah, Anda percaya kalau Anda kecolongan, Anda percaya kalau Anda korban, Anda percaya kalau Anda dirugikan dan sebagainya, sehingga Anda marah.

Oke, sekarang mari kita pikir ulang lagi. Atau kalau perlu rubah konsep berpikir yang sudah ada pada diri sendiri itu. Benarkah Anda yang kalah kalau pacar Anda direbut? Benarkah Anda kecolongan, korban atau dirugikan ketika pasangan Anda direbut? Kenapa Anda harus percaya kalau diselingkuhi itu merugikan Anda? Mengapa Anda merasa hina kalau diselingkuhi? Bukankah lebih hina kalau Anda yang berselingkuh?

Bukankah kalau pasangan Anda direbut orang lain itu jawaban atas kualitas kesetiaan pasangan Anda? Jangan-jangan itu bukan musibah, tapi penyelamatan Tuhan. Untuk jiwa yang setia seperti Anda tidak pantas bersama mereka yang hatinya mudah berpaling. Betul?

Move On!

Tidak ada jalan lain, mau tidak mau Anda harus move on. Hidup terus berlanjut. Waktu terus berputar, tidak perduli Anda sedang sedih maupun sedang senang, waktu tidak pernah berhenti berputar. Sedih itu wajar. Seperti halnya Anda juga pernah senang. Jadi, sedih secukupnya, sonsong esok yang lebih baik!

Monday, June 17, 2019


Cara Menyesuaikan Diri Dengan Suami

Mungkin judul ini agak berat untuk dibahas karena setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam menghadapi suami. Berbagai karakter suami-suami yang ada di luaran sana tentu juga membutuhkan cara yang berbeda dalam menyesuaikanya. Namun tetap saja hal ini menarik untuk dibahas. Setidaknya memberikan atau berbagi sudut pandang dari kami yang semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Jadikanlah informasi ini sebagai pelengkap kalau Anda sudah mendapatkan caranya. Atau bisa juga sebagai pemantik untuk Anda para istri untuk berkreasi sendiri dalam menghadapi atau menyesuaikan diri dengan suami.

Penghargaan

Hargai, karena setiap orang butuh dihargai. Ada yang namanya need for achievement atau kebutuhan akan pengakuan. Maka lakukan itu pada setiap orang. Termasuk suami Anda. Kan rumusanya sudah jelas “Hargailah orang lain maka Anda akan dihargai orang lain” maka dapat kita modifikasi menjadi “Hargailah suamimu maka suami akan menghargaimu”.

Need for achievement setiap orang ini kadarnya berbeda-beda. Ada yang tinggi banget sehingga orang itu akan mudah tersinggung kalau Anda salah bicara atau bersikap di depanya. Ada yang cukup toleran sehingga tidak masalah kamu mengejek kekuranganya atau kebodohanya. Ini tentu membutuhkan keseriusan kita dalam menilai seberapa besar sih kebutuhan pengakuan dari suami kita ini.

Pola Pikir

Banyak pasangan yang baru berencana mau menikah berpikir bahwa mereka akan mendapatkan kebahagiaan dari pasangan mereka setelah mereka menikah nanti. Atau bagi Anda yang sudah menikah, bisa jadi pola pikir ini masih ada pada diri Anda yaitu Anda mengharapkan suami Anda akan memberikan kebahagiaan kepada Anda.

Coba pikir kembali, bagaimana kalau ternyata suami Anda juga memikirkan hal yang sama. Dia mengharapkan kebahagiaan dari Anda. Apakah akan ketemu nantinya? Bisakah dua-duanya bahagia kalau saling menggantungkan kebahagiaan satu sama lain?

Maka pola pikir ini harus diluruskan, misalnya, bukan kebahagiaan apa yang akan aku dapatkan dari suamiku, tapi kebahagiaan apa yang bisa aku bagi dengan suamiku. Lalu bayangkan kalau ternyata suami Anda juga memiliki pola pikir itu? So sweet bukan?

Kenali Diri Untuk Mengenali Suami

Benarkah Anda sudah mengenal suami Anda? Atau untuk pasangan yang baru mau menikah, benarkah Anda sudah mengenal calon suami Anda itu?

Kenyataanya, butuh bertahun-tahun seorang istri dapat mengenali kebiasaan dan pola pikir suaminya. Itu saja tidak semuanya. Apalagi bagi yang mengenal pasangan masing-masing hanya dari masa pacaran.

Kalau Anda tidak mau bertahun-tahun atau terlalu lama waktu yang Anda habiskan untuk dapat mengenali suami Anda, menurut saya ada cara yang dapat mempercepatnya. Walaupun setiap orang akan memiliki kecepatan yang berbeda juga. Yaitu adalah dengan mengenali diri Anda sendiri.

Ingat, Anda adalah manusia, suami Anda juga adalah manusia. Sesama manusia memiliki kebutuhan yang sama. Kalaupun terlihat berbeda itu adalah pada caranya. Maka kalau Anda merasa marah kalau dikhianati, suami Anda juga akan merasakan hal yang sama, karena dia juga manusia. Got it?

Tuhan

Udah, kalau sudah sampai sini kita sudah tidak bisa lagi mengelak. Kita harus memasrahkanya pada Tuhan. Melibatkan Tuhan pada hubungan kita adalah cara terbaik.

Friday, February 8, 2019


Ciri-Ciri Artis Yang Terlibat Prostitusi Online


Prostitusi online yang belakangan ini sedang menjadi berita viral, menjadi sorotan berbagai media karena melibatkan sejumlah nama artis, tentu membuat kita menjadi tahu sisi lain dari gemerlapnya dunia artis. Sedangkan kalau dipikir-pikir, apakah sejak dulu tidak ada artis yang menjual dirinya atau baru sekarang ini zamanya? Maka kemungkinannya sangat tinggi bahwa ada sejumlah artis yang rela menjual dirinya walaupun zaman dulu tidak menggunakan media online.

Pasalnya, kalau kita cukup jeli melihat kehidupan para artis, terutama para artis pendatang baru wanita, ada beberapa hal yang mengganjal. Misalnya, baru saja ia muncul sebagai artis dan membintangi beberapa film, namun gaya hidupnya sudah cukup tinggi. Ini memunculkan beberapa pertanyaan, pertama, apakah bayaran sebagai artis film itu sebegitu tingginya sehingga orang yang baru masuk saja sudah dapat hidup mewah? Kita ambil salah satu contoh saja, dikutip dari yukepo.com bayaran artis sekelas Nikita Willy saja diperkirakan 75 juta per episode-nya. Itu sekelas Nikita Willy loh, yang notabe-nya dia sudah merintis karis di dunia artis cukup lama. nah, kalau artis pendatang baru tentu tidak mungkin lebih besar dari itu kan?

Masalahnya adalah, kalau kita lihat para artis baru itu, baru sebentar saja gaya hidupnya sudah mewah dan bahkan ada yang mampu beli rumah dan mobil mewah. Terus uang darimana? Oke, kita berpikir positif mengenai latar belakang sang artis baru. Misalnya ia memang terlahir dari keluarga kaya, tapi itu tidak bisa masuk akal juga. Kalau misalnya kamu sudah terlahir dari keluarga kaya, mengapa kamu susah payah merintis menjadi artis? Bukankah menjadi artis, katakanlah pemain sinetron itu butuh kerja keras. Misalnya malam-malam datang ke lokasi syuting dan harus menghafal skenario yang begitu panjangnya. Belum lagi kalau kejar tayang.

Atau jangan-jangan dia adalah pengusaha kaya? Bisa jadi sih, tapi setahuku para pengusaha yang sudah gede omsetnya akan sayang meninggalkan usahanya. Bahkan untuk persaingan dunia artis sekarang yang sudah begitu ketatnya, malah banyak artis yang banting setir pengen jadi pengusaha. Bukankah tidak masuk akal bagi pengusaha sukses yang tiba-tiba pengen jadi artis?

Nah, kalau kita pernah melihat acara yang dipandu oleh pengacara Hotman Paris, atau kita lihat komentar dan wawancaranya di Youtube mengenai prostitusi online, tentu kita melihat banyak fakta yang lebih mencengangkan. Misalnya, mengenai tarif yang mencapai 80 juta itu bahkan masih tergolong standar. Oleh karena pelanggan-nya adalah para pejabat dan pengusaha kelas atas, maka uang 80 juta itu masih tergolong kecil. Sedangkan untuk nama-nama artis yang sedang naik daun dan memiliki kecantikan berkelas tinggi bisa memasang tarif yang lebih tinggi.

Bahkan kalau diruntut hingga ke masalah kasus korupsi akan timbul pertanyaan, apakah pejabat yang mendapat layanan seksual dari artis berbayar mahal ini demi memenangkan tender termasuk dalam gratifikasi? Karena seperti yang kita tahu terbongkarnya kasus korupsi biasanya tertangkap basah memberikan gratifikasi berupa uang atau benda berharga. Sedangkan kalau berbentuk layanan “mewah” seperti ini apakah akan masuk ke dalam gratifikasi dan melanggar hukum?

Dan masih banyak lagi yang dapat kita bahas mengenai fakta nahas ini. Tapi sesuai judul dari artikel ini, yaitu ciri-ciri artis yang terlibat prostitusi online, maka berikut adalah beberapa ciri-ciri yang kami rangkum yang semoga dapat menjadi bahan pertimbangan kita.

Gaya Hidup Mewah

Mulailah cek akun media sosial dari sang artis yang kamu duga terlibat dalam prostitusi online. Sebagai seorang public figure ia tentu akan sering-sering memperbaharui statusnya yang bisa berupa kata-kata atau gambar. Dari sana kalau kamu cukup punya khasanah barang-barang branded yang cukup bagus, kamu akan dapat dengan jeli memperkirakan harganya. Dan biasanya para artis ini sangat jeli mempertimbangkan hal itu dalam setiap pose fotonya sehingga hanya barang-barang bernilai tinggi yang ia kenakan dan tinjolkan.

Tentu gaya hidup mewah ini harus kita sesuaikan dengan latar belakang pendapatan dari sang artis. Kalau latar belakangnya jelas maka ciri-ciri ini menjadi tidak berlaku.

Masih (Terlihat) Single

Ya, kalau kamu menjajakan barang dagangan, tentu kamu akan berusaha keras menjaga image bahwa barang dagangan kamu itu masih baru. Bahkan kalau perlu masih segel. Maka, walaupun si artis ini sudah punya pasangan baik resmi maupun tidak resmi, pasti dia akan berusaha menutupinya dari khalayak umum.

Rentang Usia 20 Sampai 30 Tahun

Cukup masuk akan lah ciri-ciri ini. Mana ada pejabat yang mau membayar sebegitu mahalnya sama wanita tua?

Cantik

Ya iyalah!

Jarang Terlihat Di Acara Talkshow

Jadi ada beberapa alasan mengapa ciri-ciri ini masuk ke dalam kategori. Iya, memang tidak semua artis wanita yang jarang masuk acara talk show terlibat prostitusi online. Tapi mari kita tinjau dari beberapa segi. Salah satunya dari segi psikologi.

Secara psikologi, orang yang sering melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan hati nuraninya, pasti akan ada ciri yang dapat kita ketahui ketika ia berbicara. Intinya gini, sesama petinju pasti lebih mudah mengenali petinju yang lain walaupun ia sedang jalan-jalan di mall. Atau sesama polisi tentu mudah mengenali anggota yang lain walaupun sama-sama menyamar. Atau sesama kaum gay tentu bisa mengenali gay yang lain. Dan itu tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata, namun sangat masuk akal.

Begitu juga ketika si artis yang sering menjual dirinya, tentu tidak akan nyaman tampil di depan publik secara jujur. Sedangkan acara talkshow akan sulit untuk terus berpura-pura selama menjawab pertanyaan. Berbeda ketika ia main sinetron, yang begitu salah dapat diulang. Apalagi talkshow yang disiarkan langsung.

Jarang terlihat di acara talkshow ini juga bisa dikarenakan konsep dari talkshow itu sendiri. Soalnya ada beberapa talkshow yang memiliki kriteria tertentu ketika mengundang bintang tamu, dan biasanya adalah yang berkarya atau berprestasi.

Demikianlah ciri-ciri artis yang terlibat prostitusi online yang kami rangkum, semoga kita tidak gampang menilai orang lain dari luarnya.

Monday, January 7, 2019


jatuh cinta

Jatuh cinta adalah anugerah. Tidak dikatakan manusia tanpa mengalami jatuh cinta. Walau terkadang reaksi dari jatuh cinta ini cukup mengganggu bagi sebagian orang. Tapi tetaplah jatuh cinta itu indah.

Ada semacam perasaan gugup, aneh, takut kalau tampil memalukan di depanya adalah salah satu reaksi normal orang yang sedang jatuh cinta. Kata para peneliti, ada reaksi biokimia di dalam tubuh kita yang mempengaruhi kerja otak sehingga berbagai perasaan itu tiba-tiba muncul. Bahkan ini dikategorikan stress ringan. Dimana kita tidak lagi bertingkah seperti biasanya. Fokus kita bisa terganggu. Semacam ada perasaan yang mengganggu, namun kita menikmatinya. Inilah indahnya jatuh cinta.

Bagi yang mengalami jatuh cinta pertama kali, kondisi stress ringan ini bisa sangat mengganggu reaksinya. Bahkan sesudah tidak lagi bersama orang yang kamu sukai. Kamu sering terbayang-bayang akan tingkahnya, wajahnya, senyumnya, bahkan berkhayal dan membayangkan kamu sedang bersama dia di suatu suasana dan tempat yang romantis.

Inilah jatuh cinta.

Memang terkadang ada sesuatu yang lain yang bisa membuat perasaanmu semakin tidak menentu. Misalnya, ‘apakah dia juga merasakan hal yang sama?’ pertanyaan inilah yang sangat sulit untuk dijawab bagi yang sedang jatuh cinta. Tidak bisa dipungkiri pikiran kamu sedang tidak jernih. Kontaminasi emosi yang bergejolak pada dirimu merusakan semua logika praktis yang sebenarnya sedang kamu butuhkan untuk ke taraf berikutnya, yaitu menyatakan perasaanmu.

Maka, kamu butuh seseorang yang kamu percaya untuk membaca reaksi orang yang kamu sukai. Orang itu harus orang yang netral. Kamu butuh otak netralnya untuk memberikan penilaian dia yang objektif. Dialah yang paling bisa menilai apakah orang yang kamu sukai itu memiliki perasaan yang sama atau tidak. Ini yang bisa kamu jadika acuan untuk menyatakan cinta.

Menyatakan cinta tidak sebatas mengatakan ‘aku cinta kepadamu’ yang bagi perempuan ini ‘haram’ hukumnya. Banyak jalan menuju roma, menyatakan jatuh cinta bisa dengan sikap yang banyak orang menyebutnya ‘kode’.

Berikan ia kode yang dapat dimengerti. Dan selanjutkan pasrahkan kepada yang memiliki hati, semoga sukses ladies!

Thursday, October 18, 2018


Bagaimana Istri Mengetahui Gaji Suami

Dalam kehidupan rumah tangga, masalah keuangan mau tidak mau pasti akan kita hadapi nanti bersama pasangan. Bagi pasangan muda mungkin belum terasa. Tapi bagi yang sudah mempunyai anak dan mengenyam pendidikan, hal ini pasti akan terasa.

Masalahnya adalah, jika kita pasangan baru yang masih rikuh membicarakan soal keuangan satu sama lain, bagaimana cara mengatasinya? Padahal semakin dini kita mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan, akan semakin baik nantinya. Bagi kamu yang belum menikah, ini juga bisa kamu jadikan semacam wacana untuk mempersiapkan kehidupan rumah tanggamu yang bahagia kelak.

Memperbaiki Pola Pikir Keuangan Rumah Tangga

Banyak pasangan yang masih rikuh membicarakan keuangan rumah tangga karena menganggap keuangan rumah tangga adalah masalah kekayaan semata. Gaji kecil sama dengan miskin, gaji besar sama dengan kaya. Itulah pola pikir yang umum terjadi yang menjadikan diskusi finansial di dalam rumah tangga menjadi tabu. Si istri takut menanyakan gaji suami biar gak dikira minta, suami takut membicarakan gaji biar gak dikira miskin, dan sebagainya.

Padahal seharusnya, masalah finansial adalah masalah bersama dalam keluarga. Jika gaji suami terlalu kecil, seharusnya mencari solusi berdua. Jika gaji besar, seharusnya berunding bagaimana cara menggunakanya dengan benar. Karena masalah finansial dalam keluarga selalu dinamis, dimana ada masanya kecukupan, ada masanya kekurangan. Diskusi suami istri dalam finansial seharusnya wajib dalam rumah tangga agar dapat bekerja sama dalam menanggulangi hal ini. Bukan menganggap masalah finansial keluarga adalah masalah kekayaan semata.

Kepercayaan

Sebenarnya kepercayaan dalam biduk rumah tangga tidak perlu dibahas lagi dalam hal ini. Ketika kamu sudah memutuskan menikah dan menjalani kehidupan rumah tangga, kamu tentu tau bahwa yang paling dasar dari hubungan adalah kepercayaan. Buat apa menjalani hubungan suami istri tanpa kepercayaan? Bukankah kita menikah karena cinta dan buka karena terpaksa? Jadi, mengapa tidak saling percaya satu sama lain? Begitupun soal gaji.

Tanyakan Pada Waktu Yang Tepat

Sedikit tips dari Pacupi bagi para istri untuk menanyakan gaji pada suami, tanyakanlah gaji suami pada saat kalian berbahagia bersama. Misalnya liburan, makan berdua atau dalam kondisi dimana keuangan sedang baik-baik saja.

Jangan sebaliknya, menanyakan gaji suami pada saat terjadi masalah keuangan hanya akan menambah masalah. Suami bisa marah karena dikira tidak bisa cari uang. Justru tanyakan ini saat sedang tidak ada masalah keuangan, untuk menanggulangi jika suatu saat terjadi masalah keuangan. Bukankah sedia payung sebelum hujan itu baik?

Jangan Fokus Soal Nominal

Bertanyalah dan fokuslah pada solusi bukan nominalnya. Yakinkan suami bahwa pertanyaan kita terhadap gaji suami bukan urusan uangnya, tapi urusan keberlangsungan rumah tangga ke depanya. Hanya pada saat sedang berbahagia kita bisa membicarakanya dengan kepala dingin. Tapi jika terpaksa dalam keadaan genting kamu baru menanyakan gaji suami, usahakan bawa suasana yang tenang. Jika tidak, lebih baik tidak usah. Ingat pepatah, terkadang diam itu emas.

Kesimpulan

Kalau boleh kita simpulkan di sini, istri bisa mengetahui gaji suami kalau istri bertanya “baik-baik” pada suami. Tidak atas dasar kecurigaan atau hanya sekedar ingin tahu tanpa ada alasan kuat untuk menanyakanya. Lalu apakah pantas? Jawabanya adalah pantas sekali.