Friday, February 8, 2019


Ciri-Ciri Artis Yang Terlibat Prostitusi Online


Prostitusi online yang belakangan ini sedang menjadi berita viral, menjadi sorotan berbagai media karena melibatkan sejumlah nama artis, tentu membuat kita menjadi tahu sisi lain dari gemerlapnya dunia artis. Sedangkan kalau dipikir-pikir, apakah sejak dulu tidak ada artis yang menjual dirinya atau baru sekarang ini zamanya? Maka kemungkinannya sangat tinggi bahwa ada sejumlah artis yang rela menjual dirinya walaupun zaman dulu tidak menggunakan media online.

Pasalnya, kalau kita cukup jeli melihat kehidupan para artis, terutama para artis pendatang baru wanita, ada beberapa hal yang mengganjal. Misalnya, baru saja ia muncul sebagai artis dan membintangi beberapa film, namun gaya hidupnya sudah cukup tinggi. Ini memunculkan beberapa pertanyaan, pertama, apakah bayaran sebagai artis film itu sebegitu tingginya sehingga orang yang baru masuk saja sudah dapat hidup mewah? Kita ambil salah satu contoh saja, dikutip dari yukepo.com bayaran artis sekelas Nikita Willy saja diperkirakan 75 juta per episode-nya. Itu sekelas Nikita Willy loh, yang notabe-nya dia sudah merintis karis di dunia artis cukup lama. nah, kalau artis pendatang baru tentu tidak mungkin lebih besar dari itu kan?

Masalahnya adalah, kalau kita lihat para artis baru itu, baru sebentar saja gaya hidupnya sudah mewah dan bahkan ada yang mampu beli rumah dan mobil mewah. Terus uang darimana? Oke, kita berpikir positif mengenai latar belakang sang artis baru. Misalnya ia memang terlahir dari keluarga kaya, tapi itu tidak bisa masuk akal juga. Kalau misalnya kamu sudah terlahir dari keluarga kaya, mengapa kamu susah payah merintis menjadi artis? Bukankah menjadi artis, katakanlah pemain sinetron itu butuh kerja keras. Misalnya malam-malam datang ke lokasi syuting dan harus menghafal skenario yang begitu panjangnya. Belum lagi kalau kejar tayang.

Atau jangan-jangan dia adalah pengusaha kaya? Bisa jadi sih, tapi setahuku para pengusaha yang sudah gede omsetnya akan sayang meninggalkan usahanya. Bahkan untuk persaingan dunia artis sekarang yang sudah begitu ketatnya, malah banyak artis yang banting setir pengen jadi pengusaha. Bukankah tidak masuk akal bagi pengusaha sukses yang tiba-tiba pengen jadi artis?

Nah, kalau kita pernah melihat acara yang dipandu oleh pengacara Hotman Paris, atau kita lihat komentar dan wawancaranya di Youtube mengenai prostitusi online, tentu kita melihat banyak fakta yang lebih mencengangkan. Misalnya, mengenai tarif yang mencapai 80 juta itu bahkan masih tergolong standar. Oleh karena pelanggan-nya adalah para pejabat dan pengusaha kelas atas, maka uang 80 juta itu masih tergolong kecil. Sedangkan untuk nama-nama artis yang sedang naik daun dan memiliki kecantikan berkelas tinggi bisa memasang tarif yang lebih tinggi.

Bahkan kalau diruntut hingga ke masalah kasus korupsi akan timbul pertanyaan, apakah pejabat yang mendapat layanan seksual dari artis berbayar mahal ini demi memenangkan tender termasuk dalam gratifikasi? Karena seperti yang kita tahu terbongkarnya kasus korupsi biasanya tertangkap basah memberikan gratifikasi berupa uang atau benda berharga. Sedangkan kalau berbentuk layanan “mewah” seperti ini apakah akan masuk ke dalam gratifikasi dan melanggar hukum?

Dan masih banyak lagi yang dapat kita bahas mengenai fakta nahas ini. Tapi sesuai judul dari artikel ini, yaitu ciri-ciri artis yang terlibat prostitusi online, maka berikut adalah beberapa ciri-ciri yang kami rangkum yang semoga dapat menjadi bahan pertimbangan kita.

Gaya Hidup Mewah

Mulailah cek akun media sosial dari sang artis yang kamu duga terlibat dalam prostitusi online. Sebagai seorang public figure ia tentu akan sering-sering memperbaharui statusnya yang bisa berupa kata-kata atau gambar. Dari sana kalau kamu cukup punya khasanah barang-barang branded yang cukup bagus, kamu akan dapat dengan jeli memperkirakan harganya. Dan biasanya para artis ini sangat jeli mempertimbangkan hal itu dalam setiap pose fotonya sehingga hanya barang-barang bernilai tinggi yang ia kenakan dan tinjolkan.

Tentu gaya hidup mewah ini harus kita sesuaikan dengan latar belakang pendapatan dari sang artis. Kalau latar belakangnya jelas maka ciri-ciri ini menjadi tidak berlaku.

Masih (Terlihat) Single

Ya, kalau kamu menjajakan barang dagangan, tentu kamu akan berusaha keras menjaga image bahwa barang dagangan kamu itu masih baru. Bahkan kalau perlu masih segel. Maka, walaupun si artis ini sudah punya pasangan baik resmi maupun tidak resmi, pasti dia akan berusaha menutupinya dari khalayak umum.

Rentang Usia 20 Sampai 30 Tahun

Cukup masuk akan lah ciri-ciri ini. Mana ada pejabat yang mau membayar sebegitu mahalnya sama wanita tua?

Cantik

Ya iyalah!

Jarang Terlihat Di Acara Talkshow

Jadi ada beberapa alasan mengapa ciri-ciri ini masuk ke dalam kategori. Iya, memang tidak semua artis wanita yang jarang masuk acara talk show terlibat prostitusi online. Tapi mari kita tinjau dari beberapa segi. Salah satunya dari segi psikologi.

Secara psikologi, orang yang sering melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan hati nuraninya, pasti akan ada ciri yang dapat kita ketahui ketika ia berbicara. Intinya gini, sesama petinju pasti lebih mudah mengenali petinju yang lain walaupun ia sedang jalan-jalan di mall. Atau sesama polisi tentu mudah mengenali anggota yang lain walaupun sama-sama menyamar. Atau sesama kaum gay tentu bisa mengenali gay yang lain. Dan itu tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata, namun sangat masuk akal.

Begitu juga ketika si artis yang sering menjual dirinya, tentu tidak akan nyaman tampil di depan publik secara jujur. Sedangkan acara talkshow akan sulit untuk terus berpura-pura selama menjawab pertanyaan. Berbeda ketika ia main sinetron, yang begitu salah dapat diulang. Apalagi talkshow yang disiarkan langsung.

Jarang terlihat di acara talkshow ini juga bisa dikarenakan konsep dari talkshow itu sendiri. Soalnya ada beberapa talkshow yang memiliki kriteria tertentu ketika mengundang bintang tamu, dan biasanya adalah yang berkarya atau berprestasi.

Demikianlah ciri-ciri artis yang terlibat prostitusi online yang kami rangkum, semoga kita tidak gampang menilai orang lain dari luarnya.

Monday, January 7, 2019


jatuh cinta

Jatuh cinta adalah anugerah. Tidak dikatakan manusia tanpa mengalami jatuh cinta. Walau terkadang reaksi dari jatuh cinta ini cukup mengganggu bagi sebagian orang. Tapi tetaplah jatuh cinta itu indah.

Ada semacam perasaan gugup, aneh, takut kalau tampil memalukan di depanya adalah salah satu reaksi normal orang yang sedang jatuh cinta. Kata para peneliti, ada reaksi biokimia di dalam tubuh kita yang mempengaruhi kerja otak sehingga berbagai perasaan itu tiba-tiba muncul. Bahkan ini dikategorikan stress ringan. Dimana kita tidak lagi bertingkah seperti biasanya. Fokus kita bisa terganggu. Semacam ada perasaan yang mengganggu, namun kita menikmatinya. Inilah indahnya jatuh cinta.

Bagi yang mengalami jatuh cinta pertama kali, kondisi stress ringan ini bisa sangat mengganggu reaksinya. Bahkan sesudah tidak lagi bersama orang yang kamu sukai. Kamu sering terbayang-bayang akan tingkahnya, wajahnya, senyumnya, bahkan berkhayal dan membayangkan kamu sedang bersama dia di suatu suasana dan tempat yang romantis.

Inilah jatuh cinta.

Memang terkadang ada sesuatu yang lain yang bisa membuat perasaanmu semakin tidak menentu. Misalnya, ‘apakah dia juga merasakan hal yang sama?’ pertanyaan inilah yang sangat sulit untuk dijawab bagi yang sedang jatuh cinta. Tidak bisa dipungkiri pikiran kamu sedang tidak jernih. Kontaminasi emosi yang bergejolak pada dirimu merusakan semua logika praktis yang sebenarnya sedang kamu butuhkan untuk ke taraf berikutnya, yaitu menyatakan perasaanmu.

Maka, kamu butuh seseorang yang kamu percaya untuk membaca reaksi orang yang kamu sukai. Orang itu harus orang yang netral. Kamu butuh otak netralnya untuk memberikan penilaian dia yang objektif. Dialah yang paling bisa menilai apakah orang yang kamu sukai itu memiliki perasaan yang sama atau tidak. Ini yang bisa kamu jadika acuan untuk menyatakan cinta.

Menyatakan cinta tidak sebatas mengatakan ‘aku cinta kepadamu’ yang bagi perempuan ini ‘haram’ hukumnya. Banyak jalan menuju roma, menyatakan jatuh cinta bisa dengan sikap yang banyak orang menyebutnya ‘kode’.

Berikan ia kode yang dapat dimengerti. Dan selanjutkan pasrahkan kepada yang memiliki hati, semoga sukses ladies!

Thursday, October 18, 2018


Bagaimana Istri Mengetahui Gaji Suami

Dalam kehidupan rumah tangga, masalah keuangan mau tidak mau pasti akan kita hadapi nanti bersama pasangan. Bagi pasangan muda mungkin belum terasa. Tapi bagi yang sudah mempunyai anak dan mengenyam pendidikan, hal ini pasti akan terasa.

Masalahnya adalah, jika kita pasangan baru yang masih rikuh membicarakan soal keuangan satu sama lain, bagaimana cara mengatasinya? Padahal semakin dini kita mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan, akan semakin baik nantinya. Bagi kamu yang belum menikah, ini juga bisa kamu jadikan semacam wacana untuk mempersiapkan kehidupan rumah tanggamu yang bahagia kelak.

Memperbaiki Pola Pikir Keuangan Rumah Tangga

Banyak pasangan yang masih rikuh membicarakan keuangan rumah tangga karena menganggap keuangan rumah tangga adalah masalah kekayaan semata. Gaji kecil sama dengan miskin, gaji besar sama dengan kaya. Itulah pola pikir yang umum terjadi yang menjadikan diskusi finansial di dalam rumah tangga menjadi tabu. Si istri takut menanyakan gaji suami biar gak dikira minta, suami takut membicarakan gaji biar gak dikira miskin, dan sebagainya.

Padahal seharusnya, masalah finansial adalah masalah bersama dalam keluarga. Jika gaji suami terlalu kecil, seharusnya mencari solusi berdua. Jika gaji besar, seharusnya berunding bagaimana cara menggunakanya dengan benar. Karena masalah finansial dalam keluarga selalu dinamis, dimana ada masanya kecukupan, ada masanya kekurangan. Diskusi suami istri dalam finansial seharusnya wajib dalam rumah tangga agar dapat bekerja sama dalam menanggulangi hal ini. Bukan menganggap masalah finansial keluarga adalah masalah kekayaan semata.

Kepercayaan

Sebenarnya kepercayaan dalam biduk rumah tangga tidak perlu dibahas lagi dalam hal ini. Ketika kamu sudah memutuskan menikah dan menjalani kehidupan rumah tangga, kamu tentu tau bahwa yang paling dasar dari hubungan adalah kepercayaan. Buat apa menjalani hubungan suami istri tanpa kepercayaan? Bukankah kita menikah karena cinta dan buka karena terpaksa? Jadi, mengapa tidak saling percaya satu sama lain? Begitupun soal gaji.

Tanyakan Pada Waktu Yang Tepat

Sedikit tips dari Pacupi bagi para istri untuk menanyakan gaji pada suami, tanyakanlah gaji suami pada saat kalian berbahagia bersama. Misalnya liburan, makan berdua atau dalam kondisi dimana keuangan sedang baik-baik saja.

Jangan sebaliknya, menanyakan gaji suami pada saat terjadi masalah keuangan hanya akan menambah masalah. Suami bisa marah karena dikira tidak bisa cari uang. Justru tanyakan ini saat sedang tidak ada masalah keuangan, untuk menanggulangi jika suatu saat terjadi masalah keuangan. Bukankah sedia payung sebelum hujan itu baik?

Jangan Fokus Soal Nominal

Bertanyalah dan fokuslah pada solusi bukan nominalnya. Yakinkan suami bahwa pertanyaan kita terhadap gaji suami bukan urusan uangnya, tapi urusan keberlangsungan rumah tangga ke depanya. Hanya pada saat sedang berbahagia kita bisa membicarakanya dengan kepala dingin. Tapi jika terpaksa dalam keadaan genting kamu baru menanyakan gaji suami, usahakan bawa suasana yang tenang. Jika tidak, lebih baik tidak usah. Ingat pepatah, terkadang diam itu emas.

Kesimpulan

Kalau boleh kita simpulkan di sini, istri bisa mengetahui gaji suami kalau istri bertanya “baik-baik” pada suami. Tidak atas dasar kecurigaan atau hanya sekedar ingin tahu tanpa ada alasan kuat untuk menanyakanya. Lalu apakah pantas? Jawabanya adalah pantas sekali.

Monday, September 10, 2018


orang ketiga


“Orang ketiga adalah cara Tuhan menguji kesetiaan kepada pasangan, barangsiapa berpisah, dia kalah”

Setidakya begitulah  kata orang bijak. Memang, dalam suatu hubungan sebaiknya hanya ada kamu dan pasangan kamu. Ketika ada orang ketiga masuk, berarti harus ada “ruang” yang dikorbankan. Sayangnya tidak banyak yang menyadari bahwa orang ketiga itu bukan ibarat perampok yang bisa masuk dengan paksa. Orang ketiga itu ibarat tamu. Ia tidak akan bisa masuk kalau tidak ada yang mengizinkanya masuk.

Jadi, kehadiran orang ketiga sebenarnya tidak bisa dipaksakan. Ia bisa masuk di tengah-tengah hubungan seseorang karena ada yang mengizinkanya masuk. Coba kalau kamu dan pasangan kamu sudah berkomitmen untuk tidak ke hati yang lain. Pasti tidak akan ada orang ketiga.

“Kita akan selalu menemukan kekurangan pada pasangan dan menemukan kelebihan pada orang ketiga”

Masih ingat pepatah “rumput tetangga selalu tampak lebih hijau”? dan andaikan rumput itu sudah menjadi milik Anda, Anda akan menemukan rumput tetangga lebih hijau lagi, lagi dan lagi. Maka kita harus mengerti kecenderungan itu dan bersikap dewasa. Soalnya kalau kita turuti, kita akan terus tergoda dengan orang ketiga. Entah dengan orang ketiga yang ke berapa.

Rasa bosan pada pasanga itu hal yang wajar. Jangankan sudah menikah, saat masih pacaran saja bisa merasa bosan. Padahal semasa pacaran sangat jarang ketemu.

Jatuh cinta itu mudah. Tapi untuk mempertahankanya itu yang susah. Anda tidak akan dikatakan dewasa kalau mengakhiri sebuah hubungan karena bosan. Orang yang sudah dewasa pandai mengatasi rasa bosan. Karena hanya anak kecil yang mudah bosan.

Jadi, mengapa orang ketiga bisa merusak hubungan? Ya jelas karena kehadiran orang ketiga adalah tanda dari ketidak dewasaan salah satu pasangan. Ingat, orang ketiga adalah tamu yang tidak akan bisa masuk kalau tidak ada yang mengijinkan dia masuk.

Masuknya orang ketiga adalah tanda dari kebosanan salah satu pasangan sehingga ia tergoda “rumput tetangga” yang ia pikir lebih hijau.

Orang yang masih belum dewasa dan suka tergoda dengan rumput tetangga bagaimana bisa mempertahankan hubungan?

Bagaimanapun tidak bisa dipungkiri bahwa hal terbaik dari menanggulangi orang ketiga dalam hubungan adalah diri sendiri. Kalau masing-masing pasangan memiliki komitmen dalam hubungan yang kuat tentu akan kuat menghadapi godaan orang ketiga.

Thursday, August 30, 2018


Apakah Pacar Saya Selingkuh

Apakah rasa tidak nyaman itu tiba-taba di hatimu ladies? Ingin rasanya percaya pada pacar atau kekasih, namun melihat kenyataan yang ada hati ini terasa sulit untuk mempercayainya. Kalau tidak percaya kita merasa berdosa karena telah berpikiran buruk kepadanya. Tapi kalau mudah percaya takutnya dia menganggap kita wanita bodoh dan memanfaatkanya begitu saja.

Hal ini normal kok ladies. Kamu boleh kok berpikiran atau waspada kalau-kalau atau jangan-jangan pasangan kamu selingkuh di belakang kamu. Hanya saja kamu harus lebih dewasa dalam menyikapinya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Lagipula kita baru pada tahap kecurigaan, kemungkinanya masih 50-50, sehingga kalau kita keburu emosi takutnya jadi fitnah. Ya kalau dia benar selingkuh? Kalau tidak gimana? Kasihan kan dia?

Kalau kamu jeli, ada tanda-tandanya kok pasangan kamu itu setia atau tidak. Apalagi kalau hubungan kalian sudah cukup lama dan saling mengenal karakter masing-masing. Maka kalau ada sesuatu yang tidak beres pasti akan langsung kelihatan perbedaanya.

Berikut ini adalah tanda-tanda kalau cowok kamu selingkuh atau tidak. Tentu tanda-tanda ini hanya dapat kamu jadikan pedoman umum karena juga menurut psikologi umumnya manusia. Sedangkan pacar kamu pasti memiliki karakteristik khusus sendiri yang harus kamu telusuri sendiri.

Yang pertama,

Sikap Berubah-Ubah Secara Drastis

Jadi gini, mari kita berandai-andai, andai kamu yang selingkuh, sikap apa yang akan kamu tunjukan ke pasangan kamu agar dia tidak curiga?

Tentunya kamu akan bersikap seolah-olah semuanya baik-baik saja bukan? Nah, untuk menunjukan kalau semuanya baik-baik saja (kamu tidak selingkuh) maka kamu akan berusaha membuat sikap “bayangan”. Kamu akan berpura-pura baik di saat pacar kamu Be Te, atau pura-pura perhatian di saat pacar kamu mulai curiga. Namun sikap “bayangan” ini tentu lama-lama akan terasa. Kok sikap baiknya hanya sesaat ya? Kok perhatianya cuma sebentar ya? Setelah itu kembali cuek dan sibuk dengan sesuatu.

Nah, perubahan-perubahan drastis semacam ini bisa menjadi tanda bahwa pasangan kita sedang sibuk dengan sesuatu selain kita. Bisa itu hobinya, bisa itu dengan selingkuhanya.

Yang kedua,

Penampilan Lain Dari Biasanya

Terutama bagi yang sudah berpacaran lama, penampilan masing-masing tentu sudah saling hafal. Bahkan kalau yang sering belanja baju bareng atau saling membelikan baju, hal ini tentu akan sangat terasa. Penampilan seseorang biasanya memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Walaupun ia memakai baju baru, tapi karakter pilihan baju barunya biasanya tidak jauh-jauh dari yang biasanya. Bagi yang sudah berhubungan lama tentu tahu hal ini. Untuk menjelaskan mengapa selera pakaian yang tiba-tiba berubah dapat menjadi tanda perselingkuhan, simak cerita berikut ini:

“Pak Nazriel tiba-tiba tertarik dengan gadis usia 20 tahun yang centil dan masih muda itu walaupun dia sekarang sudah berusia 40 tahun dan sudah 15 tahun menikah dengan bu Maya yang usianya 35 tahun. Untuk dapat merebut hati si gadis 20 tahun itu, tidak mungkin pak Nazriel berenampilan seperti usia 40 tahun dengan pakaian formal dan kuno ala orang tua. Bisa-bisa nanti dia dipanggil “om” oleh gadis incaranya. Maka pak Nazriel menyesuaikan penampilanya dengan selera gadis 20 tahun pada umumnya dengan celana jeans robek, sepatu kets, T-shirt ketat dan sedikit tingkah anak muda. Walaupun aneh, bu Maya senang-senang saja melihat penampilan pak Nazriel yang kembali muda. Itu sebelum bu Maya akhirnya tau maksud dibalik penampilanya itu”

Yang ketiga,

Dengarkan Kata Hati

Bagi wanita, entah bagaimana, jika cowoknya selingkuh atau mulai berpindah hati, semacam ada yang janggal di hati. Kepekaan semacam ini hampir dimiliki oleh setiap wanita. Maka kamu pasti sering merasakan ini: “Ada cewek cantik tiba-tiba lewat, entah bagaimana kita merasa cowok kita sedang dalam keadaan tidak aman”. Atau: “Cowok kita tiba-tiba cuek dan agak kurang memperhatikan kita terus rasanya ingin sekali kita mengecek HP-nya dan melihat history WA, Line, atau aplikasi chat apa saja yang ada di HP-nya”

Jika kamu pernah merasakan itu, itu tandanya insting bertahan kamu cukup kuat. Dan kamu tidak sendirian. Kebanyakan wanita juga merasakan hal yang sama kok.

Tidak ada salahnya mendengarkan kata hati karena bisikan kata hati itu juga anugerah dari Tuhan yang kalau digunakan dengan tepat akan bermanfaat bagi kita. Sekali lagi, “kalau digunakan dengan tepat”. Bukan cemburu buta tanpa menggunakan pertimbangan akal pikiran kita.



Tuesday, August 7, 2018


Strategi Membawa Diri Saat Jatuh Cinta

Cinta itu kata orang sederhana, kalau kamu ada perasaan aneh pada dirimu yang tidak seperti biasanya itu bisa tanda awal kamu jatuh cinta. Perasaan aneh ini tentu tidak seperti ketika kamu melihat penjahat di depan mata, namun aneh aja ketika melihat orang yang begitu menarik bagimu tapi justru kamu merasa takut atau tidak nyaman melihatnya.

Perasaan aneh yang sangat aneh, dimana kamu tidak nyaman dengan gejolak hatimu namun kamu menikmatinya. Rasa grogi, takut salah tingkah, takut ada yang kurang pada dirimu dan perasaan aneh-aneh lainya terus mengganggumu ketika berada di dekatnya. Namun ketika dia tidak ada di dekatmu kamu justru mencarinya. Itulah mengapa banyak orang yang jatuh cinta sering curi-curi pandang. Terutama bagi mereka yang baru pertama jatuh cinta.

Kalau mengalaminya, itulah tanda awal cinta.

Tenang

Yang perlu kamu lakukan adalah tenang. Ini memang tidak mudah. Namun mau tidak mau kamu harus melakukanya. Kamu harus dapat menenangkan dirimu. Buat dirimu tetap terkendali walaupun dalam hatimu ingin sekali dapat perhatian darinya. Sikap tenang akan menyelamatkanmu dari tindakan cari perhatian yang konyol.

Natural

Kalau bisa sih kamu tampil senatural mungkin, maksudnya kamu tampil apa adanya dirimu yang seperti biasanya. Terlebih dirimu yang sedang berbahagia. Pembawaan yang natural dan berbahagia akan membuat kamu lebih menarik. Percayalah, berpura-pura manis atau mendadak jadi pendiam agar dia memperhatikanmu itu bukan tindakan bijak. Walaupun kebanyakan wanita ataupun pria menyukai orang yang sedikit misterius dan pendiam, namun jika itu dibuat-buat hasilnya tidak akan bagus. Syukur-syukur kamu memang seorang pendiam dan memiliki kharismu misterius tertentu, itu akan sangat membantumu. Tapi jika tidak, jangan pernah memaksakan diri. Atau teman-temanmu akan menertawakan perubahan sikapmu yang mendadak.

Berkomunikasi

Anehnya, ketika seseorang tertarik pada seseorang, ia akan cenderung gengsi untuk mengawali sebuah pembicaraan. Inilah yang kemudian banyak menghambat seseorang yang sedang jatuh cinta mendapatkan cintanya. Seharusnya justru sebaliknya, membangun komunikasi kepada orang yang kita sukai justru sangat membantu keadaan lebih baik. Hanya saja ini memang tidak mudah. Apalagi kalau tingkat ketertarikanmu itu sudah sangat tinggi hingga setiap kali kamu bertemu denganya kamu merasa sangat gugup. Maka untuk berkomunikasi tentu akan sangat sulit.

Membangun Mental

Caranya adalah dengan membangun mental diri kamu. Kamu harus bermental baja. Artinya kamu harus siap jika dia tidak menyukaimu. Ya, bedanya pemenang pemula dengan pemenang sejati adalah pada mental. Pemenang sejati selalu tahu persis apa yang harus dilakukan ketika kalah. Sehingga tidak melulu terjebak pada angan-angan kemenangan dimana nanti ketika kalah dia akan terpuruk. Seperti halnya ketika jatuh cinta, ketika kamu siap gagal, maka kamu akan lebih tenang menghadapinya. Kamu akan dapat berkomunikasi dengan baik, tenang pembawaanya dan natural sikapnya.

Wednesday, August 1, 2018

Selingkuh


Ada seorang istri yang sangat setia pada suaminya lalu kesetiaanya itu dikhianati. Sakit hatikah dia? Dendamkah dia? Marahkah dia? Tentu.

Lalu sebagai manusia biasa, timbulah sisi lain dari dirinya yang akhirnya membuahkan niat yang sebelumnya tidak pernah dia pikirkan sebelumnya. Dia ingin membalas kekasihnya dengan selingkuh juga.

Dalam kegalauan yang luar biasa itulah, pertarungan antara setan dan malaikat dalam dirinya itulah, yang membawanya pada suatu acara tukar pendapat yang dipimpin oleh sorang bijak.

“Saya ingin tanya pak” tanyanya sambil menahan tangis “Apakah semua laki-laki itu sama? Apakah mereka tidak menyadari betapa sakitnya dikhianati? Apakah mereka tidak mempunyai hati sehingga tidak mengerti sakitnya dikhianati?” tangisnya pun pecah.

“Saya selama ini begitu setia kepada suami saya, tidak pernah sedikitpun saya menyia-nyiakan kepercayaanya. Saya begitu mencintainya. Tapi mengapa dia tega mengkhiayanati saya?”

Sambil terus berusaha menguasai dirinya ia melanjutkan “Kalau memang demikian, mengapa saya tidak selingkuh saja”

“Baik!” akhirnya orang bijak itu menjawab, “Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada Anda. Ya, selamat buat Anda! Mengapa demikian? Akan  jelaskan nanti. Sebelumnya saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan kepada Anda, dimana Anda tidak harus menjawab secara verbal, di batin saja. Siapa diantara kalian berdua yang paling dirugikan akibat dari perselingkuhan suami Anda? Antara maling dengan yang kemalingan, siapakah yang paling mendapat keuntungan? Apakah hidup itu seperti sepak bola dimana yang kemasukan bola pasti yang kalah? Apakah begitu homogenya pikiran kita selama ini sehingga menganggap kemenangan hanya dari satu sisi?”

“Anaku, aku mengucapkan selamat kepadamu bukan selamat atas kekacauan percintaanmu. Tapi selamat atas kemenanganmu. Aku akan lebih khawatir jika kamulah yang melakukan perselingkuhan karena sesungguhnya kamulah orang yang paling rugi nantinya. Nilai sebuah kepercayaan itu sangat mahal, lihatlah para pengusaha yang berusaha mendapat kepercayaan para konsumenya. Mereka tidak segan-segan mengeluarkan biaya yang sangat mahal untuk sekedar beriklan di TV atau menyewa artis. Maka kalau kamu melakukan perselingkuhan, kamulah yang paling rugi karena telah menyia-nyiakan sesuatu yang sangat berharga. Kalau hatimu remuk saat ini itu wajar karena kamu menganggap dirimu kalah. Tapi ketahuilah bahwa maling dengan yang kemalingan itu sesungguhnya menang yang kemalingan kalau kamu membuka pikiranmu lebih luas, dan berpikir dari sudut yang berbeda, tidak homogen. Maling berhasil mendapatkan uangmu, tapi kamu berhasil mendapatkan ilmu kewaspadaan. Lebih berharga mana uangmu dengan ilmu?”

“Hidup begitu luasnya sehingga sangat konyol kamu menyamakannya dengan pertandingan sepak bola dimana yang kemasukan bola pasti yang kalah”

“Maka aku ucapkan selamat kepadamu karena dari sudut itulah aku melihatmu sebagai pemenang”

“Maka kalau kamu sudah menang, akankah kamu menyia-nyiakanya?”