Monday, January 7, 2019


jatuh cinta

Jatuh cinta adalah anugerah. Tidak dikatakan manusia tanpa mengalami jatuh cinta. Walau terkadang reaksi dari jatuh cinta ini cukup mengganggu bagi sebagian orang. Tapi tetaplah jatuh cinta itu indah.

Ada semacam perasaan gugup, aneh, takut kalau tampil memalukan di depanya adalah salah satu reaksi normal orang yang sedang jatuh cinta. Kata para peneliti, ada reaksi biokimia di dalam tubuh kita yang mempengaruhi kerja otak sehingga berbagai perasaan itu tiba-tiba muncul. Bahkan ini dikategorikan stress ringan. Dimana kita tidak lagi bertingkah seperti biasanya. Fokus kita bisa terganggu. Semacam ada perasaan yang mengganggu, namun kita menikmatinya. Inilah indahnya jatuh cinta.

Bagi yang mengalami jatuh cinta pertama kali, kondisi stress ringan ini bisa sangat mengganggu reaksinya. Bahkan sesudah tidak lagi bersama orang yang kamu sukai. Kamu sering terbayang-bayang akan tingkahnya, wajahnya, senyumnya, bahkan berkhayal dan membayangkan kamu sedang bersama dia di suatu suasana dan tempat yang romantis.

Inilah jatuh cinta.

Memang terkadang ada sesuatu yang lain yang bisa membuat perasaanmu semakin tidak menentu. Misalnya, ‘apakah dia juga merasakan hal yang sama?’ pertanyaan inilah yang sangat sulit untuk dijawab bagi yang sedang jatuh cinta. Tidak bisa dipungkiri pikiran kamu sedang tidak jernih. Kontaminasi emosi yang bergejolak pada dirimu merusakan semua logika praktis yang sebenarnya sedang kamu butuhkan untuk ke taraf berikutnya, yaitu menyatakan perasaanmu.

Maka, kamu butuh seseorang yang kamu percaya untuk membaca reaksi orang yang kamu sukai. Orang itu harus orang yang netral. Kamu butuh otak netralnya untuk memberikan penilaian dia yang objektif. Dialah yang paling bisa menilai apakah orang yang kamu sukai itu memiliki perasaan yang sama atau tidak. Ini yang bisa kamu jadika acuan untuk menyatakan cinta.

Menyatakan cinta tidak sebatas mengatakan ‘aku cinta kepadamu’ yang bagi perempuan ini ‘haram’ hukumnya. Banyak jalan menuju roma, menyatakan jatuh cinta bisa dengan sikap yang banyak orang menyebutnya ‘kode’.

Berikan ia kode yang dapat dimengerti. Dan selanjutkan pasrahkan kepada yang memiliki hati, semoga sukses ladies!

Thursday, October 18, 2018


Bagaimana Istri Mengetahui Gaji Suami

Dalam kehidupan rumah tangga, masalah keuangan mau tidak mau pasti akan kita hadapi nanti bersama pasangan. Bagi pasangan muda mungkin belum terasa. Tapi bagi yang sudah mempunyai anak dan mengenyam pendidikan, hal ini pasti akan terasa.

Masalahnya adalah, jika kita pasangan baru yang masih rikuh membicarakan soal keuangan satu sama lain, bagaimana cara mengatasinya? Padahal semakin dini kita mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan, akan semakin baik nantinya. Bagi kamu yang belum menikah, ini juga bisa kamu jadikan semacam wacana untuk mempersiapkan kehidupan rumah tanggamu yang bahagia kelak.

Memperbaiki Pola Pikir Keuangan Rumah Tangga

Banyak pasangan yang masih rikuh membicarakan keuangan rumah tangga karena menganggap keuangan rumah tangga adalah masalah kekayaan semata. Gaji kecil sama dengan miskin, gaji besar sama dengan kaya. Itulah pola pikir yang umum terjadi yang menjadikan diskusi finansial di dalam rumah tangga menjadi tabu. Si istri takut menanyakan gaji suami biar gak dikira minta, suami takut membicarakan gaji biar gak dikira miskin, dan sebagainya.

Padahal seharusnya, masalah finansial adalah masalah bersama dalam keluarga. Jika gaji suami terlalu kecil, seharusnya mencari solusi berdua. Jika gaji besar, seharusnya berunding bagaimana cara menggunakanya dengan benar. Karena masalah finansial dalam keluarga selalu dinamis, dimana ada masanya kecukupan, ada masanya kekurangan. Diskusi suami istri dalam finansial seharusnya wajib dalam rumah tangga agar dapat bekerja sama dalam menanggulangi hal ini. Bukan menganggap masalah finansial keluarga adalah masalah kekayaan semata.

Kepercayaan

Sebenarnya kepercayaan dalam biduk rumah tangga tidak perlu dibahas lagi dalam hal ini. Ketika kamu sudah memutuskan menikah dan menjalani kehidupan rumah tangga, kamu tentu tau bahwa yang paling dasar dari hubungan adalah kepercayaan. Buat apa menjalani hubungan suami istri tanpa kepercayaan? Bukankah kita menikah karena cinta dan buka karena terpaksa? Jadi, mengapa tidak saling percaya satu sama lain? Begitupun soal gaji.

Tanyakan Pada Waktu Yang Tepat

Sedikit tips dari Pacupi bagi para istri untuk menanyakan gaji pada suami, tanyakanlah gaji suami pada saat kalian berbahagia bersama. Misalnya liburan, makan berdua atau dalam kondisi dimana keuangan sedang baik-baik saja.

Jangan sebaliknya, menanyakan gaji suami pada saat terjadi masalah keuangan hanya akan menambah masalah. Suami bisa marah karena dikira tidak bisa cari uang. Justru tanyakan ini saat sedang tidak ada masalah keuangan, untuk menanggulangi jika suatu saat terjadi masalah keuangan. Bukankah sedia payung sebelum hujan itu baik?

Jangan Fokus Soal Nominal

Bertanyalah dan fokuslah pada solusi bukan nominalnya. Yakinkan suami bahwa pertanyaan kita terhadap gaji suami bukan urusan uangnya, tapi urusan keberlangsungan rumah tangga ke depanya. Hanya pada saat sedang berbahagia kita bisa membicarakanya dengan kepala dingin. Tapi jika terpaksa dalam keadaan genting kamu baru menanyakan gaji suami, usahakan bawa suasana yang tenang. Jika tidak, lebih baik tidak usah. Ingat pepatah, terkadang diam itu emas.

Kesimpulan

Kalau boleh kita simpulkan di sini, istri bisa mengetahui gaji suami kalau istri bertanya “baik-baik” pada suami. Tidak atas dasar kecurigaan atau hanya sekedar ingin tahu tanpa ada alasan kuat untuk menanyakanya. Lalu apakah pantas? Jawabanya adalah pantas sekali.

Monday, September 10, 2018


orang ketiga


“Orang ketiga adalah cara Tuhan menguji kesetiaan kepada pasangan, barangsiapa berpisah, dia kalah”

Setidakya begitulah  kata orang bijak. Memang, dalam suatu hubungan sebaiknya hanya ada kamu dan pasangan kamu. Ketika ada orang ketiga masuk, berarti harus ada “ruang” yang dikorbankan. Sayangnya tidak banyak yang menyadari bahwa orang ketiga itu bukan ibarat perampok yang bisa masuk dengan paksa. Orang ketiga itu ibarat tamu. Ia tidak akan bisa masuk kalau tidak ada yang mengizinkanya masuk.

Jadi, kehadiran orang ketiga sebenarnya tidak bisa dipaksakan. Ia bisa masuk di tengah-tengah hubungan seseorang karena ada yang mengizinkanya masuk. Coba kalau kamu dan pasangan kamu sudah berkomitmen untuk tidak ke hati yang lain. Pasti tidak akan ada orang ketiga.

“Kita akan selalu menemukan kekurangan pada pasangan dan menemukan kelebihan pada orang ketiga”

Masih ingat pepatah “rumput tetangga selalu tampak lebih hijau”? dan andaikan rumput itu sudah menjadi milik Anda, Anda akan menemukan rumput tetangga lebih hijau lagi, lagi dan lagi. Maka kita harus mengerti kecenderungan itu dan bersikap dewasa. Soalnya kalau kita turuti, kita akan terus tergoda dengan orang ketiga. Entah dengan orang ketiga yang ke berapa.

Rasa bosan pada pasanga itu hal yang wajar. Jangankan sudah menikah, saat masih pacaran saja bisa merasa bosan. Padahal semasa pacaran sangat jarang ketemu.

Jatuh cinta itu mudah. Tapi untuk mempertahankanya itu yang susah. Anda tidak akan dikatakan dewasa kalau mengakhiri sebuah hubungan karena bosan. Orang yang sudah dewasa pandai mengatasi rasa bosan. Karena hanya anak kecil yang mudah bosan.

Jadi, mengapa orang ketiga bisa merusak hubungan? Ya jelas karena kehadiran orang ketiga adalah tanda dari ketidak dewasaan salah satu pasangan. Ingat, orang ketiga adalah tamu yang tidak akan bisa masuk kalau tidak ada yang mengijinkan dia masuk.

Masuknya orang ketiga adalah tanda dari kebosanan salah satu pasangan sehingga ia tergoda “rumput tetangga” yang ia pikir lebih hijau.

Orang yang masih belum dewasa dan suka tergoda dengan rumput tetangga bagaimana bisa mempertahankan hubungan?

Bagaimanapun tidak bisa dipungkiri bahwa hal terbaik dari menanggulangi orang ketiga dalam hubungan adalah diri sendiri. Kalau masing-masing pasangan memiliki komitmen dalam hubungan yang kuat tentu akan kuat menghadapi godaan orang ketiga.

Thursday, August 30, 2018


Apakah Pacar Saya Selingkuh

Apakah rasa tidak nyaman itu tiba-taba di hatimu ladies? Ingin rasanya percaya pada pacar atau kekasih, namun melihat kenyataan yang ada hati ini terasa sulit untuk mempercayainya. Kalau tidak percaya kita merasa berdosa karena telah berpikiran buruk kepadanya. Tapi kalau mudah percaya takutnya dia menganggap kita wanita bodoh dan memanfaatkanya begitu saja.

Hal ini normal kok ladies. Kamu boleh kok berpikiran atau waspada kalau-kalau atau jangan-jangan pasangan kamu selingkuh di belakang kamu. Hanya saja kamu harus lebih dewasa dalam menyikapinya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Lagipula kita baru pada tahap kecurigaan, kemungkinanya masih 50-50, sehingga kalau kita keburu emosi takutnya jadi fitnah. Ya kalau dia benar selingkuh? Kalau tidak gimana? Kasihan kan dia?

Kalau kamu jeli, ada tanda-tandanya kok pasangan kamu itu setia atau tidak. Apalagi kalau hubungan kalian sudah cukup lama dan saling mengenal karakter masing-masing. Maka kalau ada sesuatu yang tidak beres pasti akan langsung kelihatan perbedaanya.

Berikut ini adalah tanda-tanda kalau cowok kamu selingkuh atau tidak. Tentu tanda-tanda ini hanya dapat kamu jadikan pedoman umum karena juga menurut psikologi umumnya manusia. Sedangkan pacar kamu pasti memiliki karakteristik khusus sendiri yang harus kamu telusuri sendiri.

Yang pertama,

Sikap Berubah-Ubah Secara Drastis

Jadi gini, mari kita berandai-andai, andai kamu yang selingkuh, sikap apa yang akan kamu tunjukan ke pasangan kamu agar dia tidak curiga?

Tentunya kamu akan bersikap seolah-olah semuanya baik-baik saja bukan? Nah, untuk menunjukan kalau semuanya baik-baik saja (kamu tidak selingkuh) maka kamu akan berusaha membuat sikap “bayangan”. Kamu akan berpura-pura baik di saat pacar kamu Be Te, atau pura-pura perhatian di saat pacar kamu mulai curiga. Namun sikap “bayangan” ini tentu lama-lama akan terasa. Kok sikap baiknya hanya sesaat ya? Kok perhatianya cuma sebentar ya? Setelah itu kembali cuek dan sibuk dengan sesuatu.

Nah, perubahan-perubahan drastis semacam ini bisa menjadi tanda bahwa pasangan kita sedang sibuk dengan sesuatu selain kita. Bisa itu hobinya, bisa itu dengan selingkuhanya.

Yang kedua,

Penampilan Lain Dari Biasanya

Terutama bagi yang sudah berpacaran lama, penampilan masing-masing tentu sudah saling hafal. Bahkan kalau yang sering belanja baju bareng atau saling membelikan baju, hal ini tentu akan sangat terasa. Penampilan seseorang biasanya memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Walaupun ia memakai baju baru, tapi karakter pilihan baju barunya biasanya tidak jauh-jauh dari yang biasanya. Bagi yang sudah berhubungan lama tentu tahu hal ini. Untuk menjelaskan mengapa selera pakaian yang tiba-tiba berubah dapat menjadi tanda perselingkuhan, simak cerita berikut ini:

“Pak Nazriel tiba-tiba tertarik dengan gadis usia 20 tahun yang centil dan masih muda itu walaupun dia sekarang sudah berusia 40 tahun dan sudah 15 tahun menikah dengan bu Maya yang usianya 35 tahun. Untuk dapat merebut hati si gadis 20 tahun itu, tidak mungkin pak Nazriel berenampilan seperti usia 40 tahun dengan pakaian formal dan kuno ala orang tua. Bisa-bisa nanti dia dipanggil “om” oleh gadis incaranya. Maka pak Nazriel menyesuaikan penampilanya dengan selera gadis 20 tahun pada umumnya dengan celana jeans robek, sepatu kets, T-shirt ketat dan sedikit tingkah anak muda. Walaupun aneh, bu Maya senang-senang saja melihat penampilan pak Nazriel yang kembali muda. Itu sebelum bu Maya akhirnya tau maksud dibalik penampilanya itu”

Yang ketiga,

Dengarkan Kata Hati

Bagi wanita, entah bagaimana, jika cowoknya selingkuh atau mulai berpindah hati, semacam ada yang janggal di hati. Kepekaan semacam ini hampir dimiliki oleh setiap wanita. Maka kamu pasti sering merasakan ini: “Ada cewek cantik tiba-tiba lewat, entah bagaimana kita merasa cowok kita sedang dalam keadaan tidak aman”. Atau: “Cowok kita tiba-tiba cuek dan agak kurang memperhatikan kita terus rasanya ingin sekali kita mengecek HP-nya dan melihat history WA, Line, atau aplikasi chat apa saja yang ada di HP-nya”

Jika kamu pernah merasakan itu, itu tandanya insting bertahan kamu cukup kuat. Dan kamu tidak sendirian. Kebanyakan wanita juga merasakan hal yang sama kok.

Tidak ada salahnya mendengarkan kata hati karena bisikan kata hati itu juga anugerah dari Tuhan yang kalau digunakan dengan tepat akan bermanfaat bagi kita. Sekali lagi, “kalau digunakan dengan tepat”. Bukan cemburu buta tanpa menggunakan pertimbangan akal pikiran kita.



Tuesday, August 7, 2018


Strategi Membawa Diri Saat Jatuh Cinta

Cinta itu kata orang sederhana, kalau kamu ada perasaan aneh pada dirimu yang tidak seperti biasanya itu bisa tanda awal kamu jatuh cinta. Perasaan aneh ini tentu tidak seperti ketika kamu melihat penjahat di depan mata, namun aneh aja ketika melihat orang yang begitu menarik bagimu tapi justru kamu merasa takut atau tidak nyaman melihatnya.

Perasaan aneh yang sangat aneh, dimana kamu tidak nyaman dengan gejolak hatimu namun kamu menikmatinya. Rasa grogi, takut salah tingkah, takut ada yang kurang pada dirimu dan perasaan aneh-aneh lainya terus mengganggumu ketika berada di dekatnya. Namun ketika dia tidak ada di dekatmu kamu justru mencarinya. Itulah mengapa banyak orang yang jatuh cinta sering curi-curi pandang. Terutama bagi mereka yang baru pertama jatuh cinta.

Kalau mengalaminya, itulah tanda awal cinta.

Tenang

Yang perlu kamu lakukan adalah tenang. Ini memang tidak mudah. Namun mau tidak mau kamu harus melakukanya. Kamu harus dapat menenangkan dirimu. Buat dirimu tetap terkendali walaupun dalam hatimu ingin sekali dapat perhatian darinya. Sikap tenang akan menyelamatkanmu dari tindakan cari perhatian yang konyol.

Natural

Kalau bisa sih kamu tampil senatural mungkin, maksudnya kamu tampil apa adanya dirimu yang seperti biasanya. Terlebih dirimu yang sedang berbahagia. Pembawaan yang natural dan berbahagia akan membuat kamu lebih menarik. Percayalah, berpura-pura manis atau mendadak jadi pendiam agar dia memperhatikanmu itu bukan tindakan bijak. Walaupun kebanyakan wanita ataupun pria menyukai orang yang sedikit misterius dan pendiam, namun jika itu dibuat-buat hasilnya tidak akan bagus. Syukur-syukur kamu memang seorang pendiam dan memiliki kharismu misterius tertentu, itu akan sangat membantumu. Tapi jika tidak, jangan pernah memaksakan diri. Atau teman-temanmu akan menertawakan perubahan sikapmu yang mendadak.

Berkomunikasi

Anehnya, ketika seseorang tertarik pada seseorang, ia akan cenderung gengsi untuk mengawali sebuah pembicaraan. Inilah yang kemudian banyak menghambat seseorang yang sedang jatuh cinta mendapatkan cintanya. Seharusnya justru sebaliknya, membangun komunikasi kepada orang yang kita sukai justru sangat membantu keadaan lebih baik. Hanya saja ini memang tidak mudah. Apalagi kalau tingkat ketertarikanmu itu sudah sangat tinggi hingga setiap kali kamu bertemu denganya kamu merasa sangat gugup. Maka untuk berkomunikasi tentu akan sangat sulit.

Membangun Mental

Caranya adalah dengan membangun mental diri kamu. Kamu harus bermental baja. Artinya kamu harus siap jika dia tidak menyukaimu. Ya, bedanya pemenang pemula dengan pemenang sejati adalah pada mental. Pemenang sejati selalu tahu persis apa yang harus dilakukan ketika kalah. Sehingga tidak melulu terjebak pada angan-angan kemenangan dimana nanti ketika kalah dia akan terpuruk. Seperti halnya ketika jatuh cinta, ketika kamu siap gagal, maka kamu akan lebih tenang menghadapinya. Kamu akan dapat berkomunikasi dengan baik, tenang pembawaanya dan natural sikapnya.

Wednesday, August 1, 2018

Selingkuh


Ada seorang istri yang sangat setia pada suaminya lalu kesetiaanya itu dikhianati. Sakit hatikah dia? Dendamkah dia? Marahkah dia? Tentu.

Lalu sebagai manusia biasa, timbulah sisi lain dari dirinya yang akhirnya membuahkan niat yang sebelumnya tidak pernah dia pikirkan sebelumnya. Dia ingin membalas kekasihnya dengan selingkuh juga.

Dalam kegalauan yang luar biasa itulah, pertarungan antara setan dan malaikat dalam dirinya itulah, yang membawanya pada suatu acara tukar pendapat yang dipimpin oleh sorang bijak.

“Saya ingin tanya pak” tanyanya sambil menahan tangis “Apakah semua laki-laki itu sama? Apakah mereka tidak menyadari betapa sakitnya dikhianati? Apakah mereka tidak mempunyai hati sehingga tidak mengerti sakitnya dikhianati?” tangisnya pun pecah.

“Saya selama ini begitu setia kepada suami saya, tidak pernah sedikitpun saya menyia-nyiakan kepercayaanya. Saya begitu mencintainya. Tapi mengapa dia tega mengkhiayanati saya?”

Sambil terus berusaha menguasai dirinya ia melanjutkan “Kalau memang demikian, mengapa saya tidak selingkuh saja”

“Baik!” akhirnya orang bijak itu menjawab, “Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada Anda. Ya, selamat buat Anda! Mengapa demikian? Akan  jelaskan nanti. Sebelumnya saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan kepada Anda, dimana Anda tidak harus menjawab secara verbal, di batin saja. Siapa diantara kalian berdua yang paling dirugikan akibat dari perselingkuhan suami Anda? Antara maling dengan yang kemalingan, siapakah yang paling mendapat keuntungan? Apakah hidup itu seperti sepak bola dimana yang kemasukan bola pasti yang kalah? Apakah begitu homogenya pikiran kita selama ini sehingga menganggap kemenangan hanya dari satu sisi?”

“Anaku, aku mengucapkan selamat kepadamu bukan selamat atas kekacauan percintaanmu. Tapi selamat atas kemenanganmu. Aku akan lebih khawatir jika kamulah yang melakukan perselingkuhan karena sesungguhnya kamulah orang yang paling rugi nantinya. Nilai sebuah kepercayaan itu sangat mahal, lihatlah para pengusaha yang berusaha mendapat kepercayaan para konsumenya. Mereka tidak segan-segan mengeluarkan biaya yang sangat mahal untuk sekedar beriklan di TV atau menyewa artis. Maka kalau kamu melakukan perselingkuhan, kamulah yang paling rugi karena telah menyia-nyiakan sesuatu yang sangat berharga. Kalau hatimu remuk saat ini itu wajar karena kamu menganggap dirimu kalah. Tapi ketahuilah bahwa maling dengan yang kemalingan itu sesungguhnya menang yang kemalingan kalau kamu membuka pikiranmu lebih luas, dan berpikir dari sudut yang berbeda, tidak homogen. Maling berhasil mendapatkan uangmu, tapi kamu berhasil mendapatkan ilmu kewaspadaan. Lebih berharga mana uangmu dengan ilmu?”

“Hidup begitu luasnya sehingga sangat konyol kamu menyamakannya dengan pertandingan sepak bola dimana yang kemasukan bola pasti yang kalah”

“Maka aku ucapkan selamat kepadamu karena dari sudut itulah aku melihatmu sebagai pemenang”

“Maka kalau kamu sudah menang, akankah kamu menyia-nyiakanya?”


Thursday, July 19, 2018


Cara Selingkuh Agar Tidak Ketahuan

Mengapa Anda mengetik kata kunci ini? Sehingga akhirnya Anda menemukan artikel ini. Apakah Anda benar-benar berniat untuk selingkuh? Sudah tau resiko dan akibat yang mungkin ditimbulkan dari aksi cukup menantang ini?

Jadi Anda sudah mendapat jawaban atas semua jawaban di atas ya?

Baiklah, tidak ada alasan lagi bagi saya untuk tidak memberitahu Anda mengenai cara selingkuh agartidak ketahuan. Tapi sebelumnya, pastikan Anda sendirian membaca artikel ini sampai tuntas, jangan biarkan orang lain ikut membaca, apalagi pasangan resmi Anda atau cara Anda akan ketahuan.

Amankan Pasangan Anda

Baiklah, pertama kali yang harus menjadi perhatian Anda saat hendak selingkuh dengan aman adalah dengan mengamankan pasangan Anda terlebih dahulu. Logikanya begini, jika suatu saat perselingkuhan Anda ketahuan, siapa orang pertama yang akan dirugikan? Tentunya adalah pasangan resmi Anda.

Jadi siapa lagi orang yang paling waspada terhadap gerak-gerik Anda? Ya, tidak lain adalah pasangan resmi Anda. Karena dialah orang yang paling tidak ingin tersakiti akibat ulah Anda. Maka tidak lain Anda harus mengelabuhinya. Cara untuk mengelabuhinya adalah dengan membuat hubungan Anda denganya baik-baik saja. Buat dia merasa Anda cintai, walaupun itu hanya kesan, termasuk kesan kalau Anda setia kepadanya.

Hal ini tentu tidak berlaku jika motif perselingkuhan Anda adalah balas dendam. Kekecewaan Anda terhadap pasangan tentu membuat hubungan kalian tidak baik, dan sangat mungkin tidak akan membaik. Maka setidaknya Anda harus memastikan dia tidak mencampuri urusan Anda. Begitupula Anda yang bersedia tidak mencampuri urusan dia, termasuk jika dia selingkuh. Sampai di sini saya kita Anda sudah cukup jelas!

Amankan Simpanan Anda

Mengapa simpanan menjadi nomor dua setelah pasangan resmi? Tidak lain karena ia sudah menjadi simpanan, dimana Anda pasti sudah menyimpanya dengan baik. Seorang peselingkuh yang saya kenal, kebanyakan sudah sangat pandai menyimpan “simpananya”. Apalagi kalau simpananya itu sudah tau kalau dia adalah simpanan. Maka semuanya akan semakin mudah untuk dirahasiakan.

Namun kebanyakan dari mereka terlalu banyak berfokus pada menyimpan simpanan dan lupa akan target yang dikelabuhi. Sehingga kebanyakan dari mereka tidak bisa bertahan lama menyimpan rahasia ini.

Trik paling mudah untuk menyimpan simpanan paling aman adalah dengan menjadikanya mengerti posisinya. Sehingga ia mengerti maksud Anda untuk melakukan ini dan itu. Hanya saja kalau hal ini tidak memungkinkan, misalnya Anda sudah terlanjur bilang padanya kalau masih perjaka, setidaknya yakinkan dia kalau Anda benar-benar perjaka. Maksud saya adalah Anda masih bujang atau single.

Kuatkan Memori Otak Anda

Ini menjadi sangat penting mengingat banyaknya para pelaku perselingkuhan yang ceroboh sehingga akhirnya mereka ketahuan. Saya punya teman, sebut saja Alex, pada suatu saat dia sedang sibuk membalas pesan singkat pada dua orang sekaligus, lebih tepatnya dua kekasihnya sekaligus. Sayangnya, pada saat itu pula ia sedang mengerjakan sesuatu, jadi kini pikiranya terpecah menjadi tiga. Dan karena pria memang tidak sebaik wanita pada urusan multitasking, ia terbalik menyebut dua kekasinya itu. Lalu terbongkarlah semuanya. Dan tamat!

Jadi ketika Anda berniat selingkuh, itu artinya Anda berniat untuk membagi perhatian Anda. Atau beberapa orang malah membagi kepribadian mereka. Semakin banyak selingkuhan Anda, semakin banyak Anda membagi diri Anda. Jika kemampuan fokus otak Anda tidak baik untuk hal ini, sebaiknya lupakan! Atau Anda pasti ketahuan.

Mulailah dengan belajar multitasking. Bagi fokus Anda. Kerjakan dua pekerjaan sekaligus. Kalau perlu bertingkahlah secara berlawanan pada saat bersamaan. Ini akan sangat membantu Anda, karena semakin tinggi kemampuan akting Anda, semakin rapat rahasia perselingkuhan Anda.

Pikirkan Perselingkuhan Anda

Ini adalah yang terakhir yang harus Anda lakukan!

Menjadi peselingkuh itu artinya Anda membuka gerbang kehidupan baru. Gerbang yang sangat indah bagi kebanyakan orang yang berniat melakukanya. Tapi itu juga berarti membuka resiko baru.

Ketahuan adalah resiko yang kebanyakan para pelaku takuti. Maka dari itu tips di atas sebenarnya adalah tips untuk mencegah ketahuan. Dan saya yakin cukup efisien. Tapi tips di atas tidak mencegah resiko lainya.

Seperti yang kita ketahui, setiap tindakan selalu ada dua kemungkinan, keuntungan atau kerugian. Untuk mendapat keuntungan terkadang kita harus melewati beberapa kerugian-kerugian. Maka Anda juga harus memahami bahwa keuntungan yang ingin Anda dapatkan dari perselingkuhan juga menuntut beberapa kerugian dari Anda.

Singkat cerita, jika Anda selingkuh, maka Anda juga harus siap diselingkuhi. Jika Anda menyelingkuhi orang lain yang disayangi orang lain, maka Anda juga harus siap orang lain menyelingkuhi orang yang Anda sayangi. Bisa itu pasangan Anda, keluarga Anda, atau bahkan anak Anda.

Kalau saja tindakan perselingkuhan ini tidak ada efek samping yang mengikutinya, maka tidak alasan bagi saya untuk tidak selingkuh. Buat apa saya tidak selingkuh kalau semuanya akan baik-baik saja?

Tips di atas adalah hasil dari imajinasi saya saja dimana imajinasi adalah lebih penting dari kecerdasan, begitulah kata Einstein.

Oke, katakanlah Anda selingkuh karena balas dendam Anda diselingkuhi pasangan Anda. Maka Anda tidak berhak mengutuk atau memaki-maki kelakuan pasangan Anda karena pada dasarnya Anda berdua sama saja.

Jika Anda sudah benar-benar memahami resiko ini, maka semua terserah Anda. Penyesalan selalu di belakan tapi di depan selalu ada pilihan untuk tidak menyesal.