Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pelakor

Kisah Korban Pelakor Yang Malah Dituntut Si Pelakor

  Siapa yang tidak ingin rumah tangganya langgeng dan penuh cinta. Semua orang menginginkanya. Tapi terkadang kehidupan menguji seseorang dengan kenyataan yang berbeda. Kisah ini mungkin banyak dramatisasi. Tapi saya tidak mungkin punya otak imajiner secanggih itu tanpa adanya referensi dari kisah nyata yang di alami seseorang. Saya adalah Bunga yang sudah berumah tangga hampir 10 tahun dengan mas Kumbang.  Perjalanan rumah tangga kami di awal-awal perkawinan baik-baik saja. Suami bekerja di kantor dan saya juga bekerja di kantor dengan perusahaan berbeda. Singkat  cerita, Tuhan menitipkan kehidupan di rahim saya di tahun pertama dan membuat saya berpikir untuk memutuskan sesuatu. Saya ingin menjadi ibu yang baik bagi anak saya. Kalau saya sibuk kerja di kantor, saya takut anak saya akan kurang perhatian dan pendidikan seperti yang saya harapkan. Saya mempertimbangkan untuk keluar dari pekerjaan demi anak dengan memperhitungkan finansial yang harus tetap aman....

Apa Salahnya Menjadi Pelakor?

Kalau itu mengenai dosa, aku tau itu dosa. Tapi kalau itu mengenai perasaan, apa salah seseorang mencintai seseorang? Lalu mereka bilang, tidak ada salahnya kamu mencintai seseorang asalkan kamu tidak menjadikan rasa cinta itu satu-satunya alasan buat memilikinya. Lah terus bagaimana bisa seseorang mencintai seseorang tanpa hasrat ingin memiliki? Bagaimana mungkin aku mencitai mas Ayus tanpa aku ingin memilikinya? Walaupun aku tahu ia sudah ada yang menantinya di rumah, tapi kebersamaan kami di tempat kerja tidak bisa menahan benih-benih cinta itu tumbuh seiring berjalanya waktu. Apalagi terus disirami canda tawa saat kita bersama. Orang-orang mulai menyalahkan aku secara sepihak. Akulah biang semua kegaduhan rumah tangga mas Ayus. Seolah-olah aku adalah wanita buta yang mencitai laki-laki tanpa memandang statusnya. Padahal aku masih cukup waras untuk mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang tidak. Aku pernah menanyakan pada mas Ayus mengenai istrinya. Mas Ayus bilang ...

Akulah Pelakor, Kalian Ingin Tahu Kisahku?

Dulu aku adalah istri dari seorang suami baik-baik. Dia pekerja keras dan bertanggungjawab. Juga mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga kami dengan baik. Bahkan boleh dikatakan kami termasuk keluarga yang makmur. Tidak kurang suatu apapun. Namun semua berubah ketika ketika karyawan baru yang ku panggil "Pigy" (dari kata Pig yang artinya babi, bahkan aku tak sudi menyebut namanya) itu bekerja di kantor yang sama dengan suamiku.  Aku yang selama ini mengira suamiku hanya mencintai aku, akulah satu-satunya, ternyata salah. Entah bagaimana kehidupan ini membimbingku untuk melihat dengan mata kepalaku sendiri perselingkuhan itu. Tega-teganya ia bersama wanita lain di saat aku berjuang menjadi istri yang baik untuknya. Aku sangat marah dengan suamiku. Aku kecewa karena dikhianati. Aku ingin bercerai. Namun sebelum itu, aku bertanya-tanya siapa dalang di balik kehancuran rumah tangga ini. Aku harus tahu! Ternyata tidak lain adalah si Pigy itu! Harus ku akui parasnya lebih cantik dari...

9 Cara Merebut Harta Suami Orang

Susah nyari duit? Capek kerja? Pengen yang gampang? Porotin aja suami orang! Paras cantik dan tubuh seksi adalah gift atau anugerah yang tidak semua wanita mendapatkanya. Bagi yang “sedikit menggunakan akalnya” gift atau anugerah ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan pundi-pundi uang tanpa harus kerja keras dan melelahkan. Apakah itu melacur? Ah, itu terlalu mudah ditebak. Lagipula resiko tertular penyakit sangat tinggi sehingga tidak seimbang dengan uang yang didapat. Lalu apa? Incar aja harta suami wanita lain! Caranya: Jaga Kesehatan Loh-loh! Kok jadi kayak motivasi sukses? Yap! no pain no gain girls! Bahkan pelacur aja gak bakalan bisa melacur kalau sakit. Jadi kesehatan adalah hal yang sangat penting. Terlebih untuk menjaga tubuhmu agar tetap seksi, kamu harus rajin olah raga. Investasikan Uangmu Pada Make Up Teknologi make up saat ini sangat maju. Bahkan nenek tua keriput bisa terlihat seperti janda beranak satu. Gak percaya? lihat aja tuto...

3 Cara Membalas Pelakor

Tentu menjengkelkan rasanya kalau rumah tangga kita yang sudah kita bangun dengan susah payah diganggu oleh “pihak tak diundang”, PELAKOR. Sayangnya pelakor ini masuk ke dalam rumah tangga kita dengan cara yang sangat halus dan mematikan. Ibarat kuman, kita tidak pernah tau kapan datangnya, tiba-tiba sakit aja tubuh kita. Apalagi, tidak sedikit kasus yang menguak kalau ternyata Pelakor itu adalah teman dekat sendiri. Atau orang yang tidak pernah disangka sebelumnya. Sebut saja kasus “tebar uang di muka” yang viral beberapa waktu lalu. Tidak disangka oleh korban kalau ternyata teman yang dipercayainya, yang dibantunya selama ini, adalah orang yang membuat suaminya lupa akan janji perkawinanya. Walaupun mungkin kita tidak setuju dengan cara si korban pelakor itu menyelesaikan masalah dengan marah-marah dan tebar uang, tapi secara psikologis setidaknya kita dapat mengerti luka yang telah dialami oleh ibu itu. Itu sakit sekali! Lalu bagaimanakah cara membalas pelakor in...

Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Pasangan Direbut Orang?

Siapa yang gak gemes kalau pacar atau kekasih kita diganggu? Apalagi direbut! Kalau perlu setan aja kita libas kalau berani-berani melakukan hal itu. Bener gak? Tapi kenyataanya ladies, hal ini cukup sering terjadi. Apalagi kalau di suatu daerah itu tatanan nilai moralnya sudah turun mengenaskan, bisa-bisa hal macam rebut-merebut pasangan orang menjadi hal yang dianggap wajar. Hal ini pernah saya saksikan sendiri loh, ada di daerah di suatu pojok sono membahas perselingkuhan tetangga kayak bahas sayur-mayur aja. Udah biasa banget. Tapi tentunya itu bukan prestasi yang patut dibanggakan ya! Apalagi ini urusan hati, tidak mudah untuk meredamnya kalau sudah terluka. Nah, bagi ladies yang pernah atau sendang menjadi korban oknum nakal itu, yuk kita bahas bersama-sama deh, apa sih yang sebaiknya kita lakuin kalau pasangan kita direbut orang lain. Marah? Pasti! Tapi apakah dengan marah dapat menyelesaikan masalah? Tentunya harus ada yang dilakukan untuk menyelesaikan masala...

Mengapa Orang Ketiga Dapat Merusak Hubungan?

“Orang ketiga adalah cara Tuhan menguji kesetiaan kepada pasangan, barangsiapa berpisah, dia kalah” Setidakya begitulah   kata orang bijak. Memang, dalam suatu hubungan sebaiknya hanya ada kamu dan pasangan kamu. Ketika ada orang ketiga masuk, berarti harus ada “ruang” yang dikorbankan. Sayangnya tidak banyak yang menyadari bahwa orang ketiga itu bukan ibarat perampok yang bisa masuk dengan paksa. Orang ketiga itu ibarat tamu. Ia tidak akan bisa masuk kalau tidak ada yang mengizinkanya masuk. Jadi, kehadiran orang ketiga sebenarnya tidak bisa dipaksakan. Ia bisa masuk di tengah-tengah hubungan seseorang karena ada yang mengizinkanya masuk. Coba kalau kamu dan pasangan kamu sudah berkomitmen untuk tidak ke hati yang lain. Pasti tidak akan ada orang ketiga. “Kita akan selalu menemukan kekurangan pada pasangan dan menemukan kelebihan pada orang ketiga” Masih ingat pepatah “rumput tetangga selalu tampak lebih hijau”? dan andaikan rumput itu sudah menjadi milik A...

5 Cara Merebut Suami Orang

Suami orang lebih menarik? Kok kelihatanya enak banget ya kalau kita mempunyai suami seperti dia. Dia itu sudah ganteng, mapan, ramah lagi pada wanita. Wanita mana yang tidak tertarik coba? Sayangnya ada satu kendala untuk mendapatkan hatinya, yaitu istrinya. Maka kalau saya boleh berimajinasi, berikut adalah beberapa cara merebut suami orang ketika saya ingin jadi pelakor : Ketahui Kelemahan Istrinya Setiap orang pasti memiliki kekurangan dalam hidupnya. Maka kalau kita melihat ada wanita berparas cantik, seksi dan tubuhnya ideal, biasanya dia kurang pintar, tidak bisa memasak, pemalas dan sebagainya. Selalu ada kekurangan. Maka kalau ingin merebut suami orang, saya akan mencari dulu kelemahan dari si istri target saya. Lalu saya cari kelemahan itu yang kira-kira dapat saya atasi, atau menjadi kelebihan saya. Misalnya nih, istrinya target tidak pandai memasak, saya akan tunjukan kemampuan memasak saya di depan target. Kalau perlu kritik pedas masakan istrinya. H...

Cara Mengatasi Pelakor Yang Sudah Terlanjur Mengganggu

Gimana tidak sebel kalau kita tahu suami yang kita idam-idamkan perhatianya untuk kita di rumah diganggu oleh pelakor ? Bukanya kita sudah cukup bersabar menghadapi tingkah kebanyakan lelaki yang suka lirik sana, lirik sini? Eh! Malah ada yang mencoba mengganggu perhatianya. Sebel kan? Nah, jangan khawatir ladies. Kalau kita berada di jalan yang benar, InsyaAllah akan ada perlindungan dari Tuhan. Pertama kita harus tau dulu pelakor ini sebenarnya apa sih? Yah, seperti yang kita tahu, pelakor sendiri adalah singkatan dari perebut laki orang. Namun tentunya bukan sekedar itu. Terlebih kita bisa menyebutnya spesies manusia dari jenis betina yang pendek akal dan buta hati. Hehe, bercanda. Tapi benar kan? Tindakan pelakor ini sungguh kejam. Dan barangsiapa melakukan kekejaman, berarti dia tidak berperikemanusiaan. Lalu bisakah disebut manusia orang-orang yang tidak berperikemanusiaan? Enggak kan? Maka cukup mendasar penulis menyebut mereka dengan sebutan spesies. ...

Ciri-Ciri Pelakor Yang Sebaiknya Kita Ketahui

Keberadaan pelakor ini memang membuat kita harus semakin waspada ya ladies. Dampak dari ‘serangan’ (kalau kita sebut serangan) pelakor ini cukup meresahkan. Pasalnya, membangun rumah tangga yang sejahtera, adem dan tentram itu tidak mudah. Ketika kita sudah susah payah membangunya, lalu gara-gara oknum pelakor ini, semuanya jadi berantakan dan akan membekas sekali di ingatan kita. Belum lagi anak-anak yang akan jadi korban, nama baik keluarga yang terancam, anggapan masyarakat dan sebagainya. Ini bukan urusan sepele yang begitu saja dapat kita remehkan. Maka dari itu, kali ini Blog Pacupi akan memberikan informasi mengenai ciri-ciri pelakor yang semoga dapat membantu para ladies untuk mempertahankan keutuhan keluarga. Namun perlu diingat, bahwa ciri-ciri yang akan diberikan harus ditindak lanjuti lebih lanjut agar tidak salah sasaran. Bisa-bisa kita yang berdosa nanti karena salah orang. Dan juga ciri-ciri yang diberikan ini sudah melalui proses yang hati-hati agar bisa...