Kalau aku ingat kembali bagaimana aku bisa begitu dekat dengan adam, semua itu bagai mimpi yang sekilas dapat aku lupakan detilnya. Aku kurang ingat persis dan apa sebenarnya yang terjadi antara aku dan dia hingga akhirnya sekarang aku bisa begitu dekat dengan dia. Adam adalah laki-laki 9 tahun lebih tua dari aku yang tiba-tiba datang entah bagaimana di sebuah acara organisasi kampus yang aku ikuti. Dia tiba-tiba saja menarik perhatianku ketika ia dengan kharismanya naik panggung dan menyanyikan sebuah lagu. Aku yang saat itu belum mengenal cinta, langsung tertarik padanya. Sama seperti aku tertarik pada para artis televisi yang ganteng dan kharismatik. Aku mendekat padanya dan dengan murah memperkenalkan diriku. Hal yang biasa aku lakukan ketika melihat cowok ganteng dan sekedar ngefans. Aku tidak malu memperlihatkan ketertarikanku dan mengajak kenalan, juga hal yang biasa aku lakukan pada para artis ganteng yang membuat aku ngefans. Hingga akhirnya hal itu menjadi...
Wanita selalu memiliki sudut pandangnya sendiri